Thursday, December 7, 2006

Titik dan Koma : Aku dan Kamu

Setiap kau membuka mulutmu, ada hening disana
Waktu berhenti menunggu perkataanmu
Jantungku berdetak lebih cepat menanti kalimatmu
Hatiku berdegup lembut karena ucapanmu

Setiap kau mengeluarkan kata-kata, ada momen disana
Otakku membuka galian, menggali perkataanmu
Vena dan arteriku mengalir lebih deras karenanya
Mengalirkan madu, menelusup ke jantungku
Mengalirkan susu, meresap ke dalam hatiku

Hatiku teremas lembut akan ucapanmu
Kepalaku mengawang di udara
Bulu mataku melentik
Hatiku meledakkan bom madu

Setiap titik tak menjadi debu
Setiap koma tak menjadi abu
Setiap titik menjadi deru
Setiap koma menjadi seru

Setiap titik memberi nafas baru
Setiap koma memberi pengertian baru
Akan hidup
Akan diriku
Akan dirimu

Betapa aku menyayangimu karena semua itu
Jangan bilang kau bingung
Karena aku pun tak tahu, aku pun bingung
Ternyata kita sama-sama bingung.

2 comments:

hello said...

ternyata kita sama-sama bingung.. bukankah selalu? hahaha ck ck ck mau doong dibom madu!

andiniya said...

nih madunya ada dua di depan. hahahahaha....maka itu bingung diciptakan Tuhan supaya kita berpegang padaNya...*sok religius*